Rabu, 18 November 2015

BERITA 16

Pekerja sedang memsang pipa, Senin (2/11)


Jalan dan Trotoar Rusak Akibat Galian Pipa
Tanjungpinang- Wali kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meminta protes penggalian pipa proyek pemasangan kabel fiber optic (FO) Telkom dan pipa PDAM Tirta Kepri di beberapa titik di kota Tanjungpinang dihentikan sementara.
Ia meminta pihak yang bertanggung jawab memperbaiki kondisi trotoar maupun jalan yang justru menjadi rusak usai digali, karena penutupan bekas galian asal-asalan. Ini mengakibatkan banyak jalan dan trotoar yang berlubang.
Kondisi ini bahkan semakin parah memasuki musim penghujan. Bekas galian yang diguyur hujan menjadi licin, becek akibat lumpur dan membahayakan pengguna jalan.
“Meskipun penggalian ada izin, mereka seharusnya bertanggung jawab terhadap apa yang digali dan dikembalikan ke keadaan semula. Ini kok malah merusak fasilitas,” ujar Lis, Senin (2/11).
Untuk itu, Lis memerintahkan Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan dan Dinas Pekerjaan Umum kota Tanjungpinang untuk menghentikan sementara proses penggalian.
“Banyak masyarakat yang mengeluh ke saya karena kondisi jalan dan trotoar menjadi rusak dan tak beraturan setelah digali. Masyarakat pikir ini adalah kerjaan Pemko, padahal bukan,” ujarnya.
Lis mengaku telah berkali-kali mengingatkan umtuk memperbaiki bekas galian, tapi tidak digubris.(mer)

BERITA 15


50 Grup Ikuti Festival Musik Marawis Serumpun
Sebanyak 50 grup mengikuti Festival Musik Marawis Serumpun di pelataran Ramayana Mall Tanjungpinang, Jumat (30/10). Festival Musik yang digelar oleh Ikatan Seni Marawis (ISMA) Provinsi Kepri ini diikuti empat kabupaten atau kota se-Provinsi Kepri, yaitu Tanjungpinang, Bintan, Batam, dan Tanjungbalai Karimun.

Ketua ISMA Provinsi Kepri, Firansyah mengatakan, kegiatan yang digelar selama tiga hari (30 Oktober-1 November) tersebut bertujuan untuk mengembangkan seni musik Marawis di Provinsi Kepri.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul usai membuka acara tersebut mengatakan optimis kesenian Marawis di Kota Tanjungpinang dapat berkembang pesat. Asalkan, pengembangan dan pelatihan di setiap sekolah dilakukan dengan rutin setiap minggunya.
“Kegiatan marawis ini sangat positif bagi para siswa yang notabene adalah generasi muda, karena marawis bukan hanya tontonan tetapi juga sebagai tuntunan,” ujar Syahrul.
Syahrul sangat mendukung adanya pelaksanaan fetival marawis tersebut. Sebab, menurutnya, kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman serta kemampuan masyarakat terutama pelajar untuk mengenal marawis.
“Festival Marawis harusnya dapat dilaksanakan setiap tahunnya, karena dapat memberikan pemahaman kejiwaan tentang salawat nabi tentang pesan – pesan serta budaya Islam,” paparnya.
Syahrul juga mengimbau kepada dinas ataupun instansi terkait dapat memperhatikan setiap ikatan Marawis, dalam upaya pengembangan kegiatan Marawis, supaya kedepannya dapat berkembang dengan lebih baik. (mer)

BERITA 14

Mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang tengah mengikuti akustik band, Selasa (17/11)


BEM FT Gelar Screwbazz 2015
Tanjungpinang-Badan Eksekutif Mahasiswa (FE) Fakultas Teknik menggelar Screwbazz (Student Creativity Week and Bazzar 2015, Senin (16/11). Acara yang berlangsung selama dua hari 16-17 November 2015 ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik, Ibnu Kahfi Bachtiar ST, M.Sc.
Pekan kreatifitas mahasiswa Screwbazz 2015 yang bertemakan Generasi Berprestasi Pencinta Lingkungan dan Anti Narkoba juga diikuti  oleh universitas se-kota Tanjungpinang, yaitu STIE, Poltekkes Kemenkes, STAI MU, dan UMRAH.
Ketua pelaksana, Dede Irfan mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk meramaikan dan menjalin silahturahmi antar universitas se-kota Tanjungpinang.
“Di Tanjungpinang ini sendiri kan, sedikit kuranglah kegiatan antar universitas, jadi kami dari BEM FT dibantu juga oleh dua Hima dari teknik yaitu HMTI(Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan HMTE (Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro) ingin memunculkan dan meramaikan kembali dari kreatifitas mahasiswa itu sendiri.
Ada dua kategori dalam acara tersebut, yaitu kategori kreativitas dan kategori lomba. Kategori kreativitas yaitu Bazar, Akustik Band. Stand Up Comedy, dan Parade Go Green. Sedangkan kategori lomba diantaranya  lomba Fotografi, lomba film Dokumenter, Orasi, lomba akustik, dan lomba Pidato Bahasa Inggris.
“Dari beberapa lomba sendiri, dominan peminatnya itu Akustik Band sama Stand Up Comedy. Tapi dengan diadakannya acara ini juga kita semua dapat melihat, begitu banyak mahasiswa-mahasiswa yang juga memiliki kreativitas yang tinggi, “ tutupnya, (mer)

BERITA 13


Pemko Diminta Bangkitkan Program KB
TANJUNGPINANG-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty mengajak seluruh komponen pemerintah daerah membangkitkan kembali program keluarga berencana (KB) yang saat ini seakan mati suri.
“Kunjungan saya ke Kepri untuk membangkitkan itu,”ujar Surya, Minggu (25/10).
Untuk menyukseskan program KB tersebut, seluruh komponen daerah di Kepri ini harus terlibat. Selain itu, lapisan masyarakat dapat berperan aktif, diperlukan komunikasi dan edukasi melalui penyuluhan. Harapannya untuk dapat membangkitkan kesadaran masyarakat untuk ikut dalam KB.
“Dengan begitu, target tahun 2019 nanti, angka kelahiran total dari jumlah anak per wanita usia subur berada di angka 2.28 persen secara nasional,” tuturnya.
Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan daan Perlindungan Anak (BP3AKB) kota Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan Pemko Tanjungpinang mendukung dalam menyukseskan program KB dengan menurunkan Petugas Lapangan Penyuluhan Keluarga Berencana (PLKB). Selain itu telah dibentuk pula Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Dareah(BKKBD).
“Itu strategi kami untuk menggalakkan program KB. Selain itu, kami juga menggandeng lintas sektoral seperti PKK,” ujar Ahmad Yani, Senin, (26/10). (mer)

BERITA 12


Pemko Berkomitmen Berantas Korupsi
Tanjungpinang- Wakil wali kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen memberantas korupsi. Di mulai dari mengingatkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menghindari korupsi, serta melakukan transparansi anggaran dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tanjungpinang.
“Pemko sangat mendukung itu (pemberantasan korupsi). Upaya ini sudah kami lakukan sejak 2013 lalu, dan sudah dicanangkan melalui SKPD supaya bebas korupsi,” ujar Syahrul,  Rabu (4/11).
Pemko Tanjungpinang juga telah menyusun dokumen rencana aksi daerah pemberantasan korupsi, sesuai dengan intruksi Bappenas. Dalam perjalanannya, pemberantasan korupsi harus dimulai dari bawah.  Dalam hal ini, kata Syahrul, dimulai sejak dari penyususnan perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD).
Kendati telah mendapat pengarahan tentang penggunaan anggaran dari pusat, Syahrul berharap gubernur Kepri juga memberi arahan terkait penyusunan perencanaan APBD. Supaya setiap kegiatan data anggaran bisa bersinergi, baik di pusat maupun di provinsi.
“Untuk program di tahun 2016-2017, sebelum penyusunan APBD 2016 kami minta gubernur Kepri memberikan arahan. Supaya antara Pemko Tanjungpinang dan Pemprov Kepri  berjalan seiringan. (mer)